Bea Cukai Belawan dan BBPOM Medan Jalin Sinergi Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Foto : Petugas Bea dan Cukai dan Petugas BPOM Medan Melakukan Pemeriksaan Terhadap Obat-Obatan dan Makanan Impor

Belawan, 20 Januari 2026 – Bea Cukai Belawan bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Medan (BBPOM Medan) memperkuat pengawasan obat dan makanan melalui koordinasi dokumentasi kinerja pengawasan terpadu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengawasan di pintu pemasukan berjalan efektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, di Kantor Bea Cukai Belawan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antarinstansi pemerintah dalam pengawasan peredaran obat dan makanan, khususnya yang berasal dari luar negeri. Sebelumnya, koordinasi serupa juga telah dilakukan BBPOM Medan ke Bea Cukai Kualanamu.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Rinto Setiawan mengungkapkan bahwa penguatan koordinasi lintas instansi merupakan kunci pengawasan yang efektif di pintu masuk negara. “Bea Cukai memiliki peran strategis dalam mengawasi lalu lintas barang dari luar negeri. Melalui sinergi dengan BBPOM, pengawasan obat dan makanan dapat dilakukan sejak di pintu masuk, sehingga hanya produk yang memenuhi ketentuan yang dapat beredar di masyarakat,” ujar Rinto

BBPOM Medan menekankan pentingnya pendokumentasian kinerja sebagai bukti pelaksanaan pengawasan terpadu yang selama ini telah berjalan. Dokumentasi tersebut mencakup kegiatan pengawasan pemasukan, pertukaran data dan informasi, serta bentuk kerja sama lain sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Ahmad Luthfi menyatakan dokumentasi kinerja juga berperan penting sebagai dasar evaluasi dan penguatan kebijakan pengawasan ke depan. “Pendokumentasian yang baik memastikan setiap proses pengawasan dapat dievaluasi secara objektif dan berkelanjutan,” katanya.

Bagi Bea Cukai Belawan, koordinasi ini sejalan dengan perannya sebagai community protector. Bea Cukai tidak hanya berfokus pada penerimaan negara, tetapi juga bertanggung jawab melindungi masyarakat dari masuknya barang yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Sinergi dengan BBPOM Medan memungkinkan pengawasan dilakukan secara lebih komprehensif. Bea Cukai berperan pada aspek kepabeanan dan pengendalian pemasukan, sementara BPOM memastikan aspek keamanan, mutu, dan kelayakan produk. Penguatan koordinasi ini diharapkan mampu mencegah masuknya obat dan makanan ilegal atau tidak memenuhi standar, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen. Bagi masyarakat, pengawasan yang solid di hulu menjadi fondasi penting untuk menjamin keamanan produk yang beredar di dalam negeri.

Berita Terbaru Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *