Bea Cukai Belawan Gelar “Bestie” dan Berikan Penghargaan kepada Pengguna Jasa Berprestasi

Video : Hightlight Kegiatan Coffee Morning Bestie (Belawan Customs and Stake Holder Intimacy Time)

Belawan, 27 Februari 2025 – Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kepatuhan pengguna jasa sepanjang tahun 2024, Bea Cukai Belawan memberikan penghargaan Belawan Awards 2024 kepada perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya. Penghargaan ini diberikan kepada PT Prima Samudera Logistic sebagai Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) Terbaik, Perum BULOG sebagai Importir Penyumbang Bea Masuk Terbanyak, PT Meratus Line sebagai Agen Pelayaran Terbaik, PT Musim Mas sebagai Eksportir Penyumbang Bea Keluar Terbanyak, PT Belawan New Container Terminal sebagai Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Terbaik, dan Pusat Logistik Berikat (PLB) Musim Mas sebagai Tempat Penimbunan Berikat (TPB) Terbaik.

Dalam acara Belawan Customs and Stakeholders Intimacy Time (Bestie) yang dilaksanakan secara hybrid penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif pengguna jasa dalam mendukung kepatuhan dan kelancaran perdagangan di Indonesia. Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak hanya sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi para stakeholder untuk terus meningkatkan kepatuhan dan kinerja mereka. “Kami mengapresiasi peran aktif para pengguna jasa dalam mendukung kepatuhan dan kelancaran perdagangan di Indonesia. Penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai motivasi agar kita semua terus menjaga sinergi dan meningkatkan standar pelayanan ke depan,” ujarnya dalam sesi penyerahan penghargaan.

Selain pemberian penghargaan, acara Bestie ini juga menjadi ajang diskusi antara Bea Cukai Belawan dan para pengguna jasa untuk membahas berbagai tantangan dan kebijakan kepabeanan yang sedang berjalan. Salah satu materi utama yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah reviu survei kepuasan pengguna jasa (SKPJ) tahun 2024 yang disampaikan oleh Nada Shofa, Pemerika Bea dan Cukai pada Kantor Bea Cukai Belawan. SKPJ merupakan indikator evaluasi atas layanan Bea Cukai kepada para stakeholders.

Hasil SKPJ bukan sekadar angka statistik, tetapi merupakan cerminan dari kinerja layanan Bea Cukai yang harus terus ditingkatkan. Survei SKPJ bukan hanya sekadar evaluasi tahunan, tetapi juga komitmen kami untuk terus memperbaiki layanan. Masukan dari para stakeholder menjadi dasar penting bagi kami dalam meningkatkan aspek-aspek yang masih kurang dan mempertahankan hal-hal yang telah berjalan dengan baik. Hasil SKPJ 2024 menunjukkan bahwa ada beberapa aspek layanan yang perlu diperbaiki. Untuk itu, Bea Cukai Belawan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, seperti peningkatan efektivitas sistem dan prosedur pelayanan melalui digitalisasi, peningkatan kompetensi petugas dengan pelatihan intensif, penyempurnaan sarana dan prasarana kantor, serta optimalisasi layanan informasi dengan memperbarui kualitas informasi di website dan media sosial.

Selain membahas hasil SKPJ, Bea Cukai Belawan juga menyampaikan pentingnya Surat Keterangan Asal (SKA) dalam perdagangan internasional yang disampaikan oleh Widhodo Prasetyo, Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen pada Kantor Bea Cukai Belawan. SKA merupakan dokumen yang digunakan untuk mendapatkan fasilitas tarif preferensi dalam perjanjian perdagangan bebas (FTA). Dokumen SKA bukan hanya sekedar formalitas administratif, tetapi kunci utama dalam perdagangan internasional. Dengan memahami regulasi dan manfaatnya, importir dan eksportir dapat mengoptimalkan keuntungan dari perjanjian perdagangan bebas yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Belawan menegaskan pentingnya sinergi antara otoritas kepabeanan dan para pemangku kepentingan. Diharapkan, acara ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi layanan kepabeanan serta mendukung kelancaran arus barang dan perdagangan di wilayah Belawan. “Kami percaya bahwa komunikasi yang baik dan keterbukaan dalam diskusi akan memperkuat hubungan antara Bea Cukai dan para stakeholder. Harapannya, sinergi ini dapat terus berlanjut untuk mewujudkan layanan yang lebih transparan, efektif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa,” tutup Ahmad Luthfi.

Acara Bestie ini menjadi bukti nyata bahwa Bea Cukai Belawan tidak hanya berfokus pada regulasi, tetapi juga membangun kedekatan dengan para pelaku usaha demi terciptanya ekosistem perdagangan yang lebih sehat dan kompetitif.

Berita Terbaru Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *