Kolaborasi Bea Cukai dan Rumah BUMN Medan Dorong UMKM Sumut Siap Ekspor

Foto : Pegawai Bea Cukai, Rumah BUMN Medan, dan Pelaku UMKM dalam Kegiatan Pembinaan Upaya Membuka Peluang Ekspor

Medan, 18 Februari 2025 – Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara bersama Kantor Bea Cukai Belawan dan Kantor Bea Cukai Kuala Namu berkolaborasi dengan Rumah BUMN Medan dalam menyelenggarakan kegiatan Pembinaan UMKM: Upaya Membuka Peluang Ekspor. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (18/02) ini dihadiri oleh 30 pelaku UMKM yang berpotensi untuk menembus pasar ekspor.

Sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekspor nasional, acara ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha terkait prosedur dan regulasi ekspor. Dalam sesi materi, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang pengenalan ekspor, tata cara pengisian dokumen pemberitahuan ekspor (Pemberitahuan Ekspor Barang/PEB), serta aturan terkait barang larangan dan pembatasan ekspor (Lartas). Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi ekspor, diharapkan UMKM dapat mempersiapkan diri lebih matang dalam memasuki pasar global.

Feri Islami,Pejabat Pemeriksa Dokumen Ekspor (PPDE) Bea Cukai Belawan yang menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebutmenyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Bea Cukai dan berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat transformasi UMKM menjadi eksportir yang kompetitif. “Kolaborasi ini sangat penting dalam memberikan edukasi dan asistensi kepada UMKM agar mereka dapat memenuhi persyaratan ekspor dan memanfaatkan peluang perdagangan internasional,” ujarnya.

Selain itu, peran Rumah BUMN Medan dalam mendukung UMKM melalui fasilitasi pelatihan dan pendampingan juga diapresiasi dalam kegiatan ini. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bea Cukai sebagai fasilitator perdagangan, UMKM diharapkan semakin percaya diri untuk memperluas jangkauan pasar mereka ke luar negeri.

Pada sesi diskusi, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan para pemateri terkait tantangan dan peluang dalam kegiatan ekspor. Dua perwakilan UMKM yang sudah berhasil menembus pasar ekspor, yaitu PT Kreasi Luthfi Sejahtera dan PT Keloria Moringa Jaya, turut berbagi pengalaman mereka. Mereka menekankan pentingnya menghindari penggunaan calo dalam proses ekspor, menyarankan agar UMKM membuat dokumen kepabeanan sendiri agar rekam jejak usaha tercatat dengan baik, serta mengajak peserta untuk tidak ragu berkonsultasi di Klinik Ekspor Bea Cukai guna mendapatkan informasi dan bimbingan secara menyeluruh. 

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong UMKM Sumatera Utara agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspor. “Bea Cukai akan terus berperan aktif dalam memberikan edukasi, asistensi, dan kemudahan layanan guna mewujudkan ekosistem ekspor yang lebih efisien dan kompetitif bagi pelaku usaha dalam negeri.”

Berita Terbaru Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *