Darurat Banjir Sumatera, Kemenkeu Salurkan Bantuan Menggunakan Kapal Patroli

Foto : Bea Cukai Belawan Melepas Keberangkatan TIM Kemenkeu Menggunakan Kapal BC 20009

Belawan, 01 Desember 2025 – Tim Kementerian Keuangan kembali diberangkatkan menuju Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam pada Senin untuk memperkuat penanganan darurat dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir. Keberangkatan dilakukan melalui Pelabuhan Bandar Deli, Belawan, menggunakan kapal patroli BC 20009 yang merupakan armada milik Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara. Pengerahan kapal tersebut dikoordinasikan langsung oleh Bea Cukai untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang terisolasi.

Upaya ini menjadi langkah penting mengingat jalur darat menuju daerah terdampak masih terputus akibat tingginya genangan. Pengiriman melalui laut dipilih agar distribusi bantuan tidak terhambat dan tetap menjangkau warga yang membutuhkan. Bantuan yang dibawa merupakan hasil pengumpulan kolektif dari seluruh jajaran Kementerian Keuangan sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir.

Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa kondisi di lapangan membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. “Kami bergerak secepat mungkin karena kondisi di lapangan sangat mendesak. Prioritas kami memastikan bantuan logistik tiba tepat waktu agar kebutuhan warga bisa terpenuhi,” ujar Luthfi.

Pemberangkatan hari ini melanjutkan pengiriman bantuan yang dilakukan pada Minggu, 30 November 2025. Pada tahap pertama, logistik yang dikirimkan meliputi beras sebanyak 2 ton, minyak goreng 2,3 ton atau 1.140 pouch, air mineral 2,3 ton atau 200 karton, susu formula 144 dus, sarden kaleng 20 karton, serta pakaian 29 kodi.

Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa Bea Cukai Belawan akan terus menyesuaikan dukungan sesuai keadaan di lapangan. “Kami siap memperkuat penyaluran bantuan selama akses darat belum pulih. Ini bentuk komitmen kami untuk hadir dan membantu masyarakat sampai situasi benar-benar stabil,” jelasnya.

Upaya terpadu ini menjadi bagian dari respons darurat Kementerian Keuangan untuk memastikan bantuan kemanusiaan tetap mengalir ke wilayah yang paling terdampak sambal menunggu akses distribusi normal kembali terbuka.

Berita Terbaru Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *