Bea Cukai Belawan Lakukan Studi Banding G-Scan ke Tanjung Priok

Foto : Pegawai Bea Cukai Belawan Melakukan Pemantauan Penggunaan Alat Pemindai Peti Kemas Bersama Petugas Bea Cukai KPU Tanjung Priok

Jakarta, 23 Desember 2025 – Bea Cukai Belawan telah melaksanakan studi banding terkait pelayanan dan pengawasan penggunaan alat pemindai peti kemas atau G-Scan ke KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 17 Desember 2025 dan diikuti oleh 13 pegawai.

Studi banding tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan operasional G-Scan di KPPBC Tipe Madya Pabean Belawan, yang dijadwalkan tersedia pada akhir Desember 2025 dan mulai diaplikasikan pada awal 2026. Hal ini sejalan dengan kebijakan percepatan penyediaan alat pemindai kontainer di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Bea Cukai Belawan menyampaikan bahwa fasilitas G-Scan yang akan digunakan memiliki kesamaan dari sisi pengadaan, fasilitas, dan fungsi dengan G-Scan yang telah lebih dahulu beroperasi di Tanjung Priok. Oleh karena itu, studi banding difokuskan pada pertukaran pengalaman dan pengetahuan terkait pelayanan serta pengawasan berbasis pemindaian peti kemas

Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan penguatan pengawasan kepabeanan. Melalui pembelajaran langsung dari satuan kerja yang telah mengoperasikan G-Scan, diharapkan implementasi di Belawan dapat berjalan lebih optimal sejak awal penerapan.

Penggunaan alat pemindai peti kemas sendiri dinilai strategis dalam mendukung pengawasan modern. Teknologi ini memungkinkan petugas memperoleh gambaran awal isi kontainer sebelum dilakukan pemeriksaan fisik, sehingga proses pengawasan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.

Sebagai konteks, KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok merupakan salah satu kantor yang telah mengoperasikan G-Scan dan baru-baru ini menjadi lokasi peresmian alat pemindai peti kemas oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Peresmian tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pengawasan dan mempercepat layanan logistik melalui pemanfaatan teknologi pemindaian dan digitalisasi proses kepabeanan

Melalui studi banding ini, Bea Cukai Belawan menargetkan kesiapan sumber daya manusia dan prosedur operasional yang lebih matang, sehingga penerapan G-Scan ke depan dapat mendukung kelancaran arus barang sekaligus menjaga efektivitas pengawasan di kawasan pelabuhan Belawan.

Berita Terbaru Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *