Sosialisasi NLE Bersama ASDEKI
(01/09), BC Belawan bersama Kanwil BC Sumut sosialisasikan NLE (National Logistics Ecosystem) kepada pengusaha Depo Peti Kemas di wilayah Medan dan sekitarnya yang tergabung dalam ASDEKI (Asosiasi Depo Kontainer Indonesia).
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJBC Sumatera Utara, Parjiya, Sekjen DPP ASDEKI, Khairul Mahalli, Plt Kepala Kantor KPPBC TMP Belawan, Muchamad Ardani, Kepala Seksi Pengolahan Data Administrasi KPPBC TMP Belawan, Hendra Hutabarat, serta pejabat Otoritas Pelabuhan (OP) Belawan dan pejabat Dinas Perhubungan Sumut.
Dalam sambutannya, Kakanwil DJBC Sumut menyampaikan bahwa biaya logistik di Indonesia masih mahal dibanding negara lain. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya menekan biaya logistik supaya mencapai level yang ideal dan kompetitif. Dan salah satu upaya untuk meningkatkan percepatan mobilitas dan arus lalu lintas barang sekaligus dalam rangka meningkatkan pertumbuhan bisnis dilakukan dengan menerapkan NLE.
Beliau menambahkan dengan memfasilitasi NLE mampu meningkatkan efisiensi 68 persen bahkan biaya kontainer dari Rp 2,5 juta per feet menjadi Rp 375.000 per feet. Dengan demikian penerapan NLE ini sangat menguntungkan pelaku usaha.
Sementara itu Sekjen DPP ASDEKI Sumut menyatakan bahwa ADESKI akan terus berupaya maksimal untuk mensosialisasi NLE ke berbagai provinsi di tanah air. Dengan harapan per 1 Oktober 2022, NLE di Sumatera Utara sudah berjalan lancar dan baik sehingga pelayanan terhadap pengusaha pun semakin baik dengan tingkat daya saing tinggi.
Dilanjut Kepala Seksi PDAD, Hendra Hutabarat memaparkan materi NLE. Penataan Ekosistem Logistik Nasional diperlukan karena biaya logistik yang tinggi di Indonesia yaitu mencapai 26% di tahun 2013 menurut World BANK dan turun menjadi 23.5% di tahun 2016 menurut ALFI namun tetap termasuk yang tertinggi.
Harapannya melalui kegiatan ini, berbagai program NLE yang diterapkan di Pelabuhan Belawan dapat berjalan lancar dalam menyelaraskan arus keluar-masuk barang dan dokumen dari kedatangan sarana pengangkut hingga barang atau komoditas tiba di gudang.
#beacukaimakinbaik
#logistik
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJBC Sumatera Utara, Parjiya, Sekjen DPP ASDEKI, Khairul Mahalli, Plt Kepala Kantor KPPBC TMP Belawan, Muchamad Ardani, Kepala Seksi Pengolahan Data Administrasi KPPBC TMP Belawan, Hendra Hutabarat, serta pejabat Otoritas Pelabuhan (OP) Belawan dan pejabat Dinas Perhubungan Sumut.
Dalam sambutannya, Kakanwil DJBC Sumut menyampaikan bahwa biaya logistik di Indonesia masih mahal dibanding negara lain. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya menekan biaya logistik supaya mencapai level yang ideal dan kompetitif. Dan salah satu upaya untuk meningkatkan percepatan mobilitas dan arus lalu lintas barang sekaligus dalam rangka meningkatkan pertumbuhan bisnis dilakukan dengan menerapkan NLE.
Beliau menambahkan dengan memfasilitasi NLE mampu meningkatkan efisiensi 68 persen bahkan biaya kontainer dari Rp 2,5 juta per feet menjadi Rp 375.000 per feet. Dengan demikian penerapan NLE ini sangat menguntungkan pelaku usaha.
Sementara itu Sekjen DPP ASDEKI Sumut menyatakan bahwa ADESKI akan terus berupaya maksimal untuk mensosialisasi NLE ke berbagai provinsi di tanah air. Dengan harapan per 1 Oktober 2022, NLE di Sumatera Utara sudah berjalan lancar dan baik sehingga pelayanan terhadap pengusaha pun semakin baik dengan tingkat daya saing tinggi.
Dilanjut Kepala Seksi PDAD, Hendra Hutabarat memaparkan materi NLE. Penataan Ekosistem Logistik Nasional diperlukan karena biaya logistik yang tinggi di Indonesia yaitu mencapai 26% di tahun 2013 menurut World BANK dan turun menjadi 23.5% di tahun 2016 menurut ALFI namun tetap termasuk yang tertinggi.
Harapannya melalui kegiatan ini, berbagai program NLE yang diterapkan di Pelabuhan Belawan dapat berjalan lancar dalam menyelaraskan arus keluar-masuk barang dan dokumen dari kedatangan sarana pengangkut hingga barang atau komoditas tiba di gudang.
#beacukaimakinbaik
#logistik
Post Views: 30


