Sosialisasi Antikorupsi :
Penguatan Lini Pertama dan Budaya Integritas
Rabu, 28 Mei 2025 – Kantor Bea Cukai Belawan mengadakan kegiatan sosialisasi anti korupsi yang dihadiri oleh seluruh pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta staf di lingkungan Kantor Bea Cukai Belawan, baik yang hadir secara langsung maupun secara daring. Dihadiri oleh seluruh pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta staf di lingkungan Kantor Bea Cukai Belawan, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform online.
Dalam sambutannya, Beliau mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam setiap keputusan dan tindakan yang diambil dalam menjalankan tugas di Kementerian Keuangan. Ia mengibaratkan integritas seperti iman yang harus dijaga dan ditingkatkan agar tidak mudah luntur.
FOCUS MATERI:
✅ Hasil SPI Kementerian Keuangan tahun 2024
✅ Kerangka Kerja Integritas
✅ Pengendalian Gratifikasi
✅ Benturan Kepentingan
✅ Whistle Blowing System & Perlindungan Pelapor
Penguatan budaya integritas ini adalah perintah dari pimpinan Kementerian Keuangan yang harus dilaksanakan dengan serius dan berkelanjutan. Tanpa penguatan yang terus-menerus, integritas kita bisa tergurus. – Ahmad Luthfi
Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Dodit Mufit, yang membahas tiga topik penting. Pertama, beliau mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial dan menjaga netralitas ASN. Kedua, beliau menjelaskan tentang Kode Etik dan Kode Perilaku ASN, serta pentingnya mengikuti standar perilaku yang ada. Terakhir, Dodit Mufit mengingatkan kewajiban ASN untuk melaporkan harta kekayaan secara transparan sebagai bagian dari pencegahan korupsi.
Kegiatan sosialisasi anti korupsi yang dilaksanakan oleh Bea Cukai Belawan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh peserta dalam menjaga integritas serta mencegah praktik korupsi. Selain itu, pemahaman tentang pentingnya bijak bermedia sosial dan menjaga netralitas ASN, mengikuti Kode Etik dan Kode Perilaku, serta kewajiban melaporkan harta kekayaan menjadi kunci dalam memperkuat komitmen ASN untuk berperilaku transparan dan akuntabel. Dengan pemahaman ini, diharapkan setiap individu dapat berperan aktif dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.




