Sinergi Perkuat Kolaborasi Jaga Perairan Indonesia
Belawan, 21 Maret 2024 – Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antara instansi pemerintah, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Parjiya, didampingi Kabid Penindakan dan Penyidikan Ruru Firza, dan Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Ahmad Luthfi melakukan kunjungan silaturahmi ke Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan. Pertemuan yang berlangsung hangat ini disambut langsung oleh Komandan Lantamal I, Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba.
Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk peningkatan hubungan baik antara Bea Cukai dengan Lantamal I Belawan tetapi juga sebagai wadah diskusi strategis mengenai rencana peningkatan kolaborasi aktif kedua instansi dalam pelaksanaan patroli laut bersama. Fokus utama dari kerjasama ini adalah pencegahan dan penindakan terhadap penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor di perairan Sumatera Utara.
Pada pertemuan tersebut, Parjiya mengungkapkan pentingnya kerja sama yang lebih erat dan terkoordinasi dengan Lantamal I Belawan, mengingat posisi strategis Sumatera Utara sebagai salah satu pintu masuk utama barang ilegal, termasuk NPP. “Kami menyadari bahwa tantangan yang kami hadapi dalam mencegah penyelundupan sangat kompleks, sehingga membutuhkan sinergi dan kerja sama yang kuat dari berbagai pihak, terutama dengan Lantamal I Belawan,” ujar Parjiya.
Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini dan menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya Bea Cukai Sumut dalam pemberantasan penyelundupan NPP. “Kami siap berkolaborasi secara aktif melalui patroli laut bersama dan berbagi informasi intelijen untuk memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap penyelundupan barang ilegal di wilayah perairan Sumatera Utara,” ucap Jasiman.
Dengan sinergi dan kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya pencegahan dan penindakan penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor di wilayah perairan Sumatera Utara. Pada gilirannya dapat meminimalisir kegiatan ilegal di perairan, sehingga mewujudkan Indonesia yang lebih aman dari ancaman narkoba dan barang ilegal lainnya.



